Tubuh Jadi Gemuk Karena Makan Buah, Apa Iya?

 
Ketika kita sedang melakukan program diet, biasanya salah satu makanan yang dikonsumsi adalah buah. Namun, kamu juga perlu waspada jika konsumsi buah berlebih tidak menurunkan berat badan, malahan menjadi naik. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Ketahui jawabannya di sini!
“Buah termasuk dalam makanan yang menyehatkan. Namun, tahukah kamu jika terlalu banyak mengonsumsi buah yang manis dapat membuat tubuh menjadi lebih gemuk? Hal ini karena terlalu banyak kandungan fruktosa yang masuk ke tubuh.”

Makan Buah Berlebih Bisa Menambah Berat Badan
Beberapa program diet memang menganjurkan konsumsi buah lebih banyak agar berat badan menurun. Bahkan, beberapa program hanya menyarankan untuk mengonsumsi buah saja. Faktanya, mengonsumsi buah ternyata bisa menyebabkan seseorang menjadi gemuk, lho. Bagaimana bisa?
Kebanyakan orang lebih suka dengan jenis buah-buahan yang memiliki rasa manis dan segar, seperti melon, pisang, kurma, dan mangga. Namun, pada buah-buahan dengan rasa manis tersebut memiliki kadar gula yang tinggi. Gula dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu sukrosa, glukosa, dan fruktosa. 
Jenis gula yang terdapat dalam buah dengan rasa manis adalah fruktosa. Kadar fruktosa yang tinggi dapat memengaruhi level insulin seseorang, walaupun tidak sebanyak pengaruh yang ditimbulkan glukosa dan sukrosa. Saat konsumsi buah manis ini terlalu banyak, penimbunan lemak bisa terjadi dan merusak program diet.

Jadi agar program diet bisa berhasil, kamu perlu memperhatikan hal-hal berikut jika ingin mengonsumsi buah untuk menurunkan berat badan:
1. Hindari Buah-buahan Manis

Buah-buahan yang rasanya manis biasanya mengandung kalori yang sangat tinggi yang dapat memengaruhi berat badan jadi meningkat. Bukan berarti kamu tidak boleh mengonsumsinya sama sekali, tapi sebaiknya hindari makan buah-buahan manis terlalu banyak. Buah-buah yang berkalori tinggi antara lain:
1 buah alpukat mengandung 320 kalori.
680 gram anggur mengandung 230 kalori.
5 buah kurma mengandung 114 kalori.
100 gram nanas kering mengandung 245 kalori.
Dan buah-buah manis lainnya seperti mangga, leci, kelengkeng, dan pisang.

2. Batasi Makan Pisang

Kamu boleh mengonsumsi pisang saat sedang diet. Hal ini karena rasanya yang enak serta mengandung vitamin B6 yang bermanfaat melancarkan peredaran darah dan mangan yang meningkatkan fungsi pencernaan. 
Selain itu, pisang juga dapat menimbulkan perasaan kenyang saat dikonsumsi. Namun, sebaiknya batasi mengonsumsi makan pisang, maksimal 4 buah dalam sehari. Jika terlalu banyak, berat badan bukan menurun tetapi naik.

3. Perbanyak Makan Buah yang Tidak Terlalu Manis

Jenis buah-buahan yang paling cocok untuk diet adalah buah yang tidak terlalu manis. Berikut adalah daftar buah yang sering dimasukkan dalam program diet:
Melon, kandungan air yang sangat banyak pada buah melon mampu mengenyangkan perut tanpa menghasilkan lemak. Selain itu, sering-sering mengonsumsi buah melon dapat melancarkan pencernaanmu, lho.

Apel adalah salah satu buah yang juga memiliki banyak nutrisi. Dengan mengonsumsi buah apel selama diet, kebutuhan nutrisi tubuh dapat terpenuhi.
Semangka, mengandung vitamin A, vitamin C dan serat yang tinggi, membuat buah ini menjadi makanan yang sehat dan cocok dikonsumsi selama diet. Buah yang sangat menyegarkan ini juga dapat menunda lapar dan melancarkan pencernaan.
Pepaya, buah yang satu ini terkenal akan khasiatnya melancarkan pencernaan. Hal ini karena kandungan seratnya yang cukup tinggi. Rutin mengonsumsi pepaya dapat membantumu melancarkan BAB, sehingga lemak yang tertimbun dalam tubuh pun akan mudah terbuang dan berat badan menjadi berkurang.

Kiwi, kandungan vitamin C dan serat yang sangat tinggi, sehingga cocok dikonsumsi ketika diet. Buah kiwi dapat mengurangi nafsu makanmu, sehingga berat badanmu bisa berkurang.
4. Hindari Mengonsumsi Buah Bersamaan dengan Makanan Lain
Para ahli mengungkapkan bahwa mengonsumsi buah bersamaan dengan makanan yang mengandung protein, serat, dan lemak yang tinggi dapat memperlambat laju gula masuk ke dalam usus halus. Dengan begitu, hal ini dapat menyebabkan sedikit gula darah meningkat. Masalah ini berisiko untuk pengidap diabetes. Jadi, usahakan mengonsumsi buah setelah makan.
Nah, itulah pembahasan mengenai konsumsi buah yang dapat meningkatkan berat badan alih-alih menurunkannya. Sangat penting untuk menerapkan berbagai saran yang telah diberikan. Dengan begitu, penurunan berat badan dapat terjadi secara signifikan dan tubuh menjadi lebih sehat.

Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2022. Can Too Much Fruit Stall Weight Loss?
Healthline. Diakses pada 2022. 11 Healthy, High-Calorie Fruits to Help You Gain Weight.
NDTV. Diakses pada 2022. Weight Loss Tips: 5 Fruits You Should Avoid If You Are Trying To Lose Weight.
https://www.halodoc.com/


Belum ada Komentar untuk "Tubuh Jadi Gemuk Karena Makan Buah, Apa Iya?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel